Pilih Laman
Pelatihan Budidaya Lada Perdu

Pelatihan Budidaya Lada Perdu

DARMAKRADENAN.DESA.ID: Darmakradenan- Pemerintah Desa Darmakradenan menggelar pelatihan budidaya lada perdu. Pelatihan tersebut diselenggarakan di Aula Balai Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Sabtu hingga Minggu (28-29/09/2019).

Pelatihan ini diikuti oleh 38 orang dari perwakilan masing-masing RW, peserta pelatihan ini lebih diprioritaskan bagi para kelompok tani yang ada di Desa Darmakradenan yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), selain itu juga diikuti oleh para pemuda yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH).

Disamping teori yang disampaikan oleh nara sumber dari PPL Kecamatan Ajibarang, selain pembibitan dan budidaya peserta nantinya juga akan diajak praktek yang tempatnya tak jauh dari aula Balai Desa, dan juga akan dilatih mulai dari cara membuat bibit melalui stek sampai cara pemanenan.

Kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019 yang dianggarkan pada tahun sebelumnya ini dibuka resmi oleh Kepala Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang, Banyumas melalui Sekretaris Desa.

Meriahkan Hari Kartini, Ratusan Siswa Gelar Pawai

Meriahkan Hari Kartini, Ratusan Siswa Gelar Pawai

darmakradenan.desa.id; Ajibarang- Memperingati hari Kartini, ratusan siswa SD Negeri 3 Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jum’at (21/4/2017) pagi menggelar pawai busana adat jawa.

Pawai busana adat dengan mengelilingi jalan raya di sekitar lingkungan sekolah ini diikuti oleh ratusan siswa- siswi.

Hajat tahunan ini berlangsung meriah dan para siswa tampak begitu antusias  dengan busana adat yang mereka kenakan yaitu adat jawa.

Pawai busana adat jawa dengan melintas  di kawasan perkampungan tepatnya di jalan raya  Gumelar – Ajibarang ini sontak menyedot perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun di sepanjang jalan yang dilalui para siswa yang mengenakan busana tersebut.

Bahkan sejumlah warga tampak gemas menyaksikan kepolosan tingkah polah para siswa yang dibalut busana daerah tersebut. Meski pawai yang digelar menempuh perjalanan cukup jauh, namun para siswa tidak tampak kelelahan. Mereka tampak begitu bersemangat mengikuti berlangsungnya kegiatan pawai ini.

Khusnul Khotimah, selaku ketua panitia Peringatan Hari Kartini SDN 3 Darmakradenan mengatakan kegiatan ini digelar setiap tahun. Tujuannya selain untuk mengenalkan sosok pahlawan emansipasi wanita RA Kartini, juga untuk meIestarikan seni tradisi serta budaya jawa.

Peringatan Isra Mi’raj nabi Muhammad SAW juga sebagai rangkaian kegiatan serta lomba peragaan busana  dilaksanakan usai pawai oleh siswa dan para guru SDN 3 Darmakradenan.

“Kegiatan ini bukan sekedar peringatan Hari Kartini saja, tapi lebih mengenalkan jiwa-jiwa kepahlawanan kepada para siswa sejak dini,” ungkapnya kepada PusInfoDarma,Jum’at (21/4/2017).

Ia berharap dengan pengenalan dan pengajaran tentang jasa-jasa kepahlawanan sejak dini kepada siswa, bisa menularkan dan membangkitkan semangat untuk belajar demi meraih cita-cita masa depan anak Indonesia.

“Era sekarang, selain harus dibekali ilmu pengetahuan umum dan agama yang komplit, siswa juga mesti memiliki teladan kepahlawanan Indonesia, khususnya RA Kartini,” pungkasnya.

Menurut pantauan PusInfoDarma peringatan hari Kartini juga diselenggarakan di SD lain. Seperti di SDN 2 Darmakradeanan, para siswa sambil belajar juga mengenakan pakaian adat jawa, sementara  di MI Ma’arif Darmakradenan ratusan siswa dan siswi mengikuti jalan sehat yang diselenggarakan para guru dengan berkeliling kampung. (Miftah Ahmad/MA).

Panitia Seleksi Sekdes Desa Darmakradenan Dibentuk

Panitia Seleksi Sekdes Desa Darmakradenan Dibentuk

rapat-sosialisasi-pansel-2

Camat Ajibarang, Alex Teguh Wibawa (Tengah) saat menyampaikan sosialisasi pembentukan panitia seleksi rotasi jabatan perangkat desa di Desa Darmakradenan, Selasa (27/9). Kemarin.

PusInfoDarma_ Untuk memenuhi kebutuhan Sekretaris Desa sejak akhir September 2015 mengalami kekosongan, maka sesuai Peraturan Daerah no 7 tahun 2016, Kepala Desa harus membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk memilih Sekertaris Desa (Sekdes) Definitif dari perangkat desa dengan jabatan Kadus atau Kasi atau Kaur melalui seleksi dengan beragam penilaian, baik administratif, masa kerja, taat aturan, loyalitas, kinerja maupun presentasi.

Acara sosialisasi yang digelar di Pendopo Desa Darmakradenan yang dihadiri dari berbagai lembaga yang ada di Pemerintahan Desa Darmakradenan berjalan sesuai rencana, Selasa (27/9) kemarin.

Dalam penyampaiannya, Alex Teguh Wibawa M,S.sos selaku Camat Ajibarang sekaligus nara sumber mengatakan, pentingnya perubahan maindset dijajaran perangkat desa semuanya harus menyesuaikan dengan kebutuhan, hal inilah yang mendorong Pembaruan Sistem Organisasi  dan Tata Kerja (SOTK) Perangkat Desa selain karena kebutuhan akan Sekdes definitif bagi seluruh desa di Kabupaten Banyumas.

“Setiap Kasi, Kadus dan Kaur harus mengikuti tahapan seleksi, dan peserta dengan nilai tertinggi berhak menjadi Sekdes”, Terangnya.

Selain materi sosialisasi dan pembentukan Pansel, Camat Ajibarang juga menyampaikan terkait Tugas pokok dan fungsi nantinya di struktur organisasi terbaru di Pemerintahan Desa Darmakradenan yang memancing cukup banyak pertanyaan dari hadirin.

Desa Darmakradenan sejak Sekretaris Desa Kistam purna tugas pada Bulan September Tahun 2015, belum ada pengganti Sekdes definitif, selama hampir 1 tahun menggunakan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekdes yang dijabat oleh Kepala Urusan Umum, Tri Susanti.

Dalam sesi pembentukan calon panitia seleksi, Kepala Desa Darmakradenan Harjono telah menunjuk 7 orang dari unsur lembaga desa dan tokoh masyarakat yaitu Drs.H.Rohim,Mpd (BPD), ZE.Joko Yudho Prayitno (BPD), Imam WS (LPMD), Shoimam Shoffan,S.Kom (Karang Taruna), Zulfa M Nur (Tomas), Carwan (Tomas), Ida Yulianti,S.Pd (PKK) dan Julehah, S.A.P (Unsur Perangkat Desa).

Untuk tahap awal Pansel yang direncanakan bekerja untuk promosi jabatan Sekretaris Desa yang proses seleksinya harus diikuti oleh para Kepala Seksi, Kepala Dusun dan Kepala Urusan. Sedangkan satu jabatan yang ditinggalkan oleh Kaur, Kasi dan Kadus diperuntukan proses seleksinya bagi Staf. Setelah itu akan melaksanakan rotasi mutasi jabatan usai sekdes dilantik. (Miftah Ahmad untuk darmakradenan.desa.id).

Enam Rumah Warga Terancam Longsor

Enam Rumah Warga Terancam Longsor

DARMAKRADENAN.DESA.ID_ Tebing longsor setinggi 20 meter dan sepanjang 30 meter di Grumbul Pegawulan Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, mengancam enam rumah warga di sekitarnya.

Pemerintah desa dan warga terus memantau perkembangan lokasi jalan di atas tebing yang telah mengalami retak sejak Jumat (23/9) lalu. Kadus 1 Desa Darmakradenan, Julehah mengatakan, enam rumah warga yang terancam longsoran tebing dan jalan tersebut adalah milik Pujiono (42), Asmawikarta (76), Wasirin (38), Rasito (44), Mudiarjo (56), dan Solehan (48).

Para penghuni rumah tersebut kini terus diimbau untuk waspada ketika hujan deras turun. Apalagi seperti diketahui, hingga akhir September ini intensitas hujan deras masih saja terjadi.

“Pemerintah desa bersama ketua lingkungan setempat untuk semakin waspada ketika hujan turun. Kami berharap agar potensi longsor susulan dapat diantisipasi. Apalagi dengan kondisi medan tebing yang ada sekarang ini sangat rawan terjadi longsor kembali,” katanya, kemarin.

Terkait dengan kondisi tersebut, pemerintah desa telah melaporkan hal tersebut kepada pihak Pemerintah Kabupaten Banyumas, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas. Pemerintah desa berharap dinas terkait dapat memberikan bantuan berupa pembangunan talut penahan tebing dan drainase.

Drainase

“Kami berharap agar dalam waktu segera, pemerintah daerah dapat memberikan bantuan untuk pembanguan talut dan juga drainase. Karena potensi longsor bisa terjadi karena tidak memadainya saluran drainase di lokasi ini,” jelasnya.

Dijelaskan oleh Julehah, selain Grumbul Pegawulan, sebagian besar wilayah Desa Darmakradenan yang berbukit dan bergunung- gunung dengan kontur tanah cadas, kapur dan liat ini sangat rawan longsor. Untuk itulah kewaspadaan warga terhadap tanah longsor ketika hujan deras terus diupayakan. “Karena memang dengan lokasi pemukiman yang berada di bawah dan di atas tebing, sangat rawan terdampak longsor. (Ip79).

Panitia Seleksi Sekdes Desa Darmakradenan Dibentuk

Khatamkan Al- qur’an 3.350 Kali, Program Nusantara Mengaji di Banyumas dan Cilacap

Nusantara Mengaji

Program Nusantara Mengaji di SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang, Sabtu (7/5). (Foto: Miftah Ahmad)

 

BANYUMAS, darmakradenan.desa.id_ Program Nusantara Mengaji di Kabupaten Banyumas dan Cilacap mengkhatamkan Alquran sebanyak 3.350 kali. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, para santri, aktivis Muslimat, Fatayat NU, serta seluruh Banom NU.

Di Banyumas pembukaan kegiatan Nusantara Mengaji dipusatkan di SMK Maarif NU 1 Ajibarang dan penutupan dilakukan di Desa Sokawera Kecamatan Cilongok, Sabtu-Minggu, (7-8/5). Selain di tempat tersebut, khataman Alquran dilakukan di gedung muslimat Ranting Jingkang Kecamatan Ajibarang yang di ikuti 52 qori dengan 20 khataman.

Khataman juga dilakukan di setiap Ranting Muslimat NU Cabang Banyumas dan Sokaraja, SMP Ma’arif NU II Ajibarang, termasuk di berbagai Pondok Pesantren termasuk Pondok Pesantren Annajad, Sokawera. Seluruh Ranting Muslimat NU di Banyumas dan Sokaraja akan mengkhatamkan Alquran sebanyak satu kali, menjadi bagian dari keseluruhan khataman serempak di luar 2000 orang yang akan menyelesaikan pembacaan Alquran sejumlah 2.150 kali di seluruh Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, di Kabupaten Cilacap, Nusantara Mengaji dilakukan dengan mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 1.200 kali. Dengan demikian, khataman yang digelar di dua kabupaten tersebut mengkhatamkan Alquran sebanyak 3.350 kali.

Kegiatan di Banyumas dihadiri Bupati Banyumas Achmad Husain beserta jajaran Muspida Kabupaten Banyumas, Pengurus NU Cabang Banyumas dan Sokaraja, MWC NU Ajibarang beserta seluruh badan otonomnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Rektor Perguruan Tinggi di Banyumas seperti Unsoed dan IAIN, Muspika Kecamatan Ajibarang, Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Banyumas, Anggota DPRD Kabupaten Banyumas, dan Anggota DPR RI Siti Mukaromah.

Ketua Panitia Nusantara Mengaji Kabupaten Banyumas, Rofiq Kamilun mengemukakan kegiatan Nusantara Mengaji di Banyumas didahului dengan mujahadah untuk menghormati dan mendoakan seluruh arwah leluhur, para pemimpin dan ulama di Banyumas.

“Para leluhur, para pemimpin, dan ulama harus selalu kita ingat sebagai rujukan semangat dan dedikasi dalam membangun masyarakat. Mereka telah banyak berbuat untuk masyarakat. Sedangkan kita masih baru merangkak untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik. Melalui kegiatan mengkhatamkan Alquran secara bersama-sama ini, harapannya agar apa yang kita lakukan selalu dalam Ridlo-Nya dan membawa manfaat-mashlahah bagi seluruh masyarakat Banyumas,” terangnya.

Perwakilan Cabang GP Ansor Kabupaten Banyumas, Sarwono menambahkan pihaknya menyambut baik dan menginstruksikan kepada anggota ansor dan Banser di Banyumas sampai dengan pimpinan ranting untuk mensukseskan sekaligus mengamankan dalam kegiatan Nusantara Mengaji.

“Sebagai bentuk do’a kita untuk meminta kepada Alloh SWT agar negara RI ini aman, tentram dan damai serta selamat dari berbagai ancaman terorisme dan radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achamd Husein dalam sambutannya menyatakan, setiap pagi membaca Alquran dengan artinya dipastikan akan mendapat petunjuk. Dengan membaca Alquran dari setiap ayat akan keluar ruh. “Membaca dengan khusyu dan yakin 100 persen Insya Alloh di Indonesia dan Banyumas akan tentram damai dan gemah ripah loh jinawi,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Siti Mukaromah menyatakan bahwa kegiatan Nusantara Mengaji ini dilakukan sebagai riyadloh bersama dalam rangka mengembangkan kehidupan berbangsa yang sejuk, damai, dan sejahtera lahir batin.

“Kegiatan ini diniatkan bagi kebaikan Bangsa dan Negara lndonesia. Pertama, kita mengingat bahwa para pendiri bangsa bukan hanya mengangkat senjata, mereka juga melakukan riyadloh sepanjang dan setelah era perjuangan,” ujarnya.

Dia menambahkan kegiatan ini merupakan bagian kecil dari apa yang semestinya dilakukan bagi bangsa lndonesia. Selain itu, membangun Bangsa dan Negara bukan hanya dilakukan dalam wujud fisik dan material, melainkan harus dibarengi dengan pengembangan batin dan rohani.

“Sebab itu, melalui kegiatan ini kami berdoa agar lndonesia dan khususnya masyarakat Banyumas serta Cilacap selalu dijaga dari malapetaka dan diselamatkan dari musibah dalam usaha untuk memajukan kehidupan,” terangnya. (Miftah Ahmad/Jil untuk darmakradenan.desa.id).