963 Warga Darma, Terima KKS. Apa itu?

963 Warga Darma, Terima KKS. Apa itu?

Darmakradenan.desa.id– Sebanyak 963 warga Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Rabu (29/4) di balai desa setempat.

Lalu apa itu KKS? “Nama formalnya Kartu Keluarga Sejahtera Covid-19. Tapi sederhananya ini bantuan dari pemerintah sama persis dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sebelumnya sudah berjalan,” kata Kepala Desa Darmakradenan Imam WS.

KKS ini sifatnya tambahan dari penerima BPNT yang sebelumnya (reguler). Adapun leading sector di pemerintah pusatnya adalah Kementerian Sosial (Kemensos). Bertindak sebagai lembaga mitra penyalur adalah Bank Mandiri.

“Dalam skema nasional ini yang disebut Presiden Jokowi sebagai jaring pengaman sosial. Seperti BPNT, penerima KKS akan dapat paket sembako senilai 200 ribu selama April-Desember mendatang,” jelas Imam lagi.

Pemdes, kata Imam hanya sebatas memfasilitasi pembagian kartu. Termasuk didalamnya mengundang masyarakat penerima berdasarkan daftar dari Kemensos. Soal siapa penerima dan kriteria detil murni Kemensos dengan Based Data Terpadu (BDT).

“Mohon tidak perlu ada prasangka buruk, terutama maaf bagi yang tidak menerima tapi merasa butuh. Dari jumlah tertera, kemarin ada yang tidak terambil dan itu kembali dibawa Mandiri. Sekali lagi ini di luar kewenangan desa,” jelas Imam.

Bicara program sosial, Imam menyebut selain BPNT dan KKS sudah ada juga PKH sebanyak 716 orang. Selanjutnya direncanakan ada juga bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa. Sebagaimana amanat pemerintah untuk menangani dampak covid 19.

“Semoga segala ikhtiar pemerintah ini berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat. Terus waspada tanpa panik. Ikuti anjuran pemerintah, dawuh kyai dan ulama juga terus berdoa. Insyaallah corona ilang, urip lan ngibadah tenang,” katanya lagi.

Kondisi Wabah Corona,  Begini Pelantikan BPD Darmakradenan

Kondisi Wabah Corona, Begini Pelantikan BPD Darmakradenan

Darmakradenan– Sepanjang sejarah Desa Darmakradenan tampaknya baru kali ini pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berlangsung berbeda. Pasalnya, pelantikan berlangsung secara online (daring) dan serentak bersama 15 Desa se Kecamatan Ajibarang.

“Alhamdulillah BPD sudah dilantik. Karena sedang wabah corona jadi pelantikan oleh Camat Ajibarang live melalui teleconfrence. Mungkin ini pertama kali baru pernah,” kata Kepala Desa Imam WS.

Melalui sambungan teleconference, Camat Ajibarang Eko Heru Surono, S.Sos. menyampaikan sejumlah amanat. Terkhusus soal wabah pandemi corona di Ajibarang. Salah satunya soal jumlah pemudik Ajibarang yang mencapai hampir 2.000.

Eko Heru Surono, S.Sos. selaku Camat Ajibarang saat pengambilan sumpah janji BPD se Kecamatan Ajibarang melalui teleconfrence, Rabu (08/04/2020). (Foto: Miftah Ahmad untuk darmakradenan.desa.id)

“Pertama saya minta semua aparat untuk waspada karena sedang ada wabah corona. Kedua mohon kerjasama saling mengawasi terutama jumlah pemudik Ajibarang yang mencapai 1.800an dan terus bergerak menuju 2.000,” katanya.

Gugus tugas hingga RT/RW juga diminta bertindak maksimal. “Kita ini harus saling menjaga mengingatkan. Bukan saling curiga. Satgas dan gugus tugas harus dilengkapi sekomplit mungkin,” ujarnya lagi.

Tidak lupa Camat Ajibarang juga kembali menekankan soal ibadah yang dilakukan di rumah. Sekaligus menekankan kewajiban untuk mengenakan masker. Sebagaimana sudah di sampaikan Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein. (Admin).

Krigan; Kearifan Lokal Antisipasi DB dan Corona

Krigan; Kearifan Lokal Antisipasi DB dan Corona

Darmakradenan.desa.id; Darmakradenan– Menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan sehat, terus digalakkan oleh Pemerintah Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Kali ini kerja bakti dilakukan di lingkungan RW 03 bagian timur, Minggu (15/03).

Dipimpin langsung Kepala Dusun Ahmad Ansori dan juga para Ketua RT, serta RW kerja bakti menyisir seluruh aliran air dan got-got yang ada disekitar rumah warga.

“Kerja bakti ini, bagian dari upaya untuk menanamkan budaya cinta lingkungan yang bersih dan sehat kepada masyarakat Desa Darmakradenan,” kata Ahmad Ansori.

Semua warga RW 03, dimintakan untuk turun langsung mengambil bagian dalam membersihkan lingkungan masing- masing.

Kegiatan kerja bakti menurut Ahmad Ansori juga merupakan bagian dari sosialiasai pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, pasalnya di wilayah RW 03 satu orang warga positif terkena DB (Demam Berdarah).

“Kami meminta masyarakat Desa Darmakradenan, untuk bisa membudayakan hidup bersih dan sehat dengan memperhatikan kebersihan dilingkungan dimana kita tinggal,” imbaunya.

Dia menambahkan, kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan-jalan utama di Desa Darmakradenan untuk tidak membuang sampah disembarang tempat.

Warga RW 03 Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, sedang melakukan bersih- bersih lingkungan, Minggu (15/03).
Warga RW 03 Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, sedang melakukan bersih- bersih lingkungan, Minggu (15/03). (Foto: darmakradenan Doc)

“Kerja bakti ini selain pencegahan Demam Berdarah (DB) dan Corona juga agar para pengguna jalan yang melintas dari arah Karangbawang- Gumelar lebih nyaman, pasalnya banyak pohon yang menghalangi pandangan pengendara disetiap tikungan jalan,” pungkasnya. (Mift79).

Baca Juga : Pesona Desa Darmakradenan

Dinilai Kabupaten,   Darmakradenan Menuju Desa Wisata

Dinilai Kabupaten, Darmakradenan Menuju Desa Wisata

Kabid Pariwisata (pegang mik), Wachyono memimpin proses penilaian di Balai Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Senin (3/9) kemarin (Foto: Miftah untuk darmakradenan.desa.id).

Darmakradenan.desa.id; Darmakradenan– Langkah Desa Darmakradenan menuju Desa Wisata (Deswita) kian nyata. Setelah melakukan persiapan adminsitratif, membentuk tim pengelola wisata desa, giliran Tim Dinporabudpar Banyumas melakukan penilaian (visitasi), Senin (9/3).

“Penilaian dari Tim Kabupaten atas Desa Darmakradenan ini sangat penting dan bersejarah. Semoga ini menjadi titik awal kemajuan desa, khususnya sektor wisata,” kata Ketua Tim Pengelola Wisata Desa Darmakradenan, Kristianto.

Tim Penilai Dinporabudpar dipimpin Kepala Bidang Pariwisata Wachyono, Kasi Pengembangan SDM Bahrudin dan perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Sopan Sunarofat (ketua). Sementara Desa Darmakradenan dipimpin langsung Kepala Desa Imam W Soleh bersama Tim Pengelola Wisata Desa.

“Selain administrasi yang jadi penilaian, kami juga menyajikan capture (perwakilan) produk kuliner desa. Ada juga kesenian yang kita hadirkan saat penilaian,” papar Kris lagi.

Pengelola desa wisata Darmakradenan saat mengikuti penilaian di Balai Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Senin (3/9) kemarin. (Foto: Miftah Ahmad untuk darmakradenan.desa.id)

Kepala Desa Imam W Soleh menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengelola Wisata Desa khususnya. Dimana tim tersebut berisi sebagian besar anak muda energik dan cekatan serta kekinian. “Hadirnya Tim Penilai Kabupaten jadi penyemangat bagi kami. Semoga ada hasil yang maksimal,” katanya.

Masih kata Imam, Darmakradenan memiliki alokasi dana untuk wisata melalui beberapa program. Mulai dari program padat karya, hingga produksi profil desa dengan wisata sebagai kekuatan. Tahun 2019, Desa Darmakradenan juga sudah membentuk tim kajian wisata yang fokus melakukan mapping potensi.

Kabid Pariwisata, Wachyono mengatakan penilaian Desa Darmakradenan merupakan rangkaian dengan desa lain. Lebih dari 11 desa sudah mengajukan proposal untuk penilaian desa wisata. Selanjutnya, katanya, akan ada hasil penilaian mulai dari status ‘desa wisata rintisan’, ‘berkembang’ dan ‘maju’. (Dj/Mift)

Baca Juga: Potensi Wisata di Darmakradenan

Darmakradenan Kukuhkan  Pengelola Wisata Desa

Darmakradenan Kukuhkan Pengelola Wisata Desa

Pengukuhan Tim Pengelola wisata Desa, di Balai Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Selasa (3/3) kemarin. (foto: darmakradenan doc)

Darmakradenan.desa.id; Darmakradenan– Darmakradenan kian mantap mempersiapkan langkah menuju Desa Wisata (Deswita). Keseriusan itu misalnya terlihat dari dikukuhkannya Tim Pengelola wisata Desa, Selasa (3/3) oleh Pemerintah Desa Darmakradenan.

“Keberadaan Tim Pengelola Wisata Desa sebenarnya merupakan final dari proses panjang. Bukan serta- merta. Kami harap Tim Pengelola Wisata ini mampu menjadi kepanjangtanganan pemdes untuk kelola wisata desa,” kata Kepala Desa Imam W Soleh.

Baca Juga: Potensi Wisata Darmakradenan

Imam menceritakan, sebelumnya Pemdes sudah membentuk Tim Kajian Potensi Desa saat 2019. Hasilnya adalah laporan potensi, hingga tantangan untuk mengelola dan mengembangkannya. Tim sendiri berisi wakil dari sejumlah pihak.

“Jadi Tim Pengelola Wisata Desa tinggal kerja berdasarkan temuan tim kajian. Kami sangat optimis kita semua bisa saling sinergi, dan semua untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sekretaris Desa Darmakradenan, Ahmad Miftah menambahkan bahwa Tim Pengelola Wisata Desa terdiri dari sejumlah unsur. Mulai pelaku, pengelola wisata, hingga karangtaruna dan perangkat desa. Sejumlah tokoh masyarakat juga tokoh dan pelaku budaya dan potensi desa.

“Tim Pengelola Wisata Desa ini adalah bukti dan komitmen masyarkaat untuk kemajuan desa. Semua pihak harus bahu membahu makanya komplit. Pemuda, tokoh, pelaku semuanya satu visi untuk kemajuan desa,” terangnya.

Tim Pengelola Wisata Desa sendiri dibentuk berdasakran SK. Sleanjutnya memiliki sejumlah program kerja dan langkah untuk pengembangan potensi wisata. Juga koordinasi dengan Dinas mulai kabupaten sampai provinsi. (Djt/Mift79).